BERITA


KHODAM PENDAMPING


adi brdriiKisah nyata yang aku ceritakan ini merupakan kisah sejati yang benar-benar aku alami dalam perjalanan hidupku. Kisahnya terjai sekitar pertengahaan tahun 2008 kemarin, ketika itu didaerahku ada suatu pesta demokrasi pemilihan kepala daerah. Dalam ajang pesta demokrasi tersebut kebetulan aku menjadi salah satu team sukses salah satu calon. Seperti sudah menjadi kebiasaan yang terjadi di Pulau Jawa, setiap menghadapi event semacam ini berbagai kekuatan baik fisik maupun nonfisik dikerahkan untuk meraih sebuah kemenangan. Sebagai seorang yang menjadi salah satu team sukses, aku sengaja mencari orang pintar yang dapat membentengi diriku baik dari ancaman fisik maupun nonfisik. Atas saran salah seorang sesepuh, aku disarankan untuk datang ke orang pintar yang tinggal diwilayah Kabupaten Subang, karena dari penjelasan sesepuh tersebut, orang pintar yang dimaksud katanya dapat memberikan khodam pendamping (pengawal gaib ). (more…)

MENYEMBUHKAN SAKIT LEVER DAN SAKIT KUNING
Tinjauan medis menyatakan, sakit kuning dan lever diakibatkan oleh aktivitas kerja yang terlampau berat dan pola makan yang tidak teratur serta kurang terjamin gizinya..
Jika tidak cepat diatasi, biasanya, bagian perut sipenderita akan membesar dan bahkan dapat mengakibatkan kematian. Guna mengatasi penyakit ini secara dini, tak ada salahnya jika anda mencoba ramuan tradisional peninggalan nenek moyang kita yang tidak mempunyai efek samping serta keampuhanya tidak diragukan lagi. (more…)

Tanaman ini banyak terdapat didaerah dataran rendah, dan kebanyakan , asam digunakan sebagai tanaman pelindung dan banyak tumbuh ditepi ruas jalan raya.
Tanaman asam jawa yang termasuk dalam familia casesalpiniaceae ini kebanyakan dipakai sebagai pelindung dari berbagai jenis tanaman yang baru saja ditanam. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa, ternyata asam jawa memiliki kandungan asam anggur, asam apel,asam tartat, asam titrat, asam asetat dan pectin.
Berdasarkan dari hasil penelitian itulah, terungkap berbagai macam khasiat yang terkandung dalam asam jawa : (more…)

1Sesungguhnya tidaksemua jin itu setan, tetapi setan adalah bagian dari jin yang ingkar terhadap perintah ALLAH SWT. Sebagaimana layaknya manusia, jin adalah makhluk Allah yang acapkali benar dan salah, ada yang muslim dan ada pula yang non muslim, berkelamin jantan dan betina, begitulah seterusnya. Bahkan jin pun berketurunan, berkebudayaan dan peradaban yang konon katanya peradaban jin jauh lebih maju disbanding manusia.
Dalam sebuah kitab yang menerangkan tentang jin, dijelaskan ada 5 macam jenis jin (more…)

ILMU PENEMBUSAN ALAM GHAIB

 

Pernahkah anda membayangkan dalam waktu singkat anda mampu mengetahui langsung kejadian diberbagai belahan bumi lain tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Atau dalam waktu singkat mengetahui dan mengontrol langsung kegiatan-kegiatan unit bisnis anda dibeberapa tempat yang berbeda dan berjauhan tanpa harus menunggu laporan jarak jauh dari orang kepercayaan anda ?, atau anda ingin bertamasya berkeliling dunia tanpa harus repot-repot mengurus visa dan mengeluarkan biaya yang besar ?, atau anda ingin bertamasya kemasa lalu mengetahui persis suatu peristiwa yang telah terjadi dimasa lalu untuk memecahkan suatu kasus pelik?, atau anda ingin mendapatkan kenikmatan dan kepuasan spiritual dengan bertamasya ke alam halus dan alam serba cahaya yang tidak akan mungkin anda temukan di dunia ini ?. (more…)

Tips Mengusir Kuntilanak

Bayi berumur dibawah satu tahun, suka dijadikan mainan oleh kuntilanak disekitar rumah. Apalagi bila tempat tinggal agak sepi dan dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang rimbun. Kuntilanak atau Jin iseng, memang suka dengan mengajak bayi-bayi bercanda. Kuntilanak akan tertawa terpingkal-pingkal bila melihat bayi yang dicandainya menangis ketakutan. Agar bayi-bayi terhindar dari gangguan Kuntilanak, siapkan bangle, ikatkan ke baju bayi . Apa bangle tersebut ?, bangle adalah suatu tanaman umbi-umbian yang berwarna hitam dan berbulu yang baunya tidak sedap tercium, namun keampuhanya sangat teruji untuk mengusir Kuntilanak.

Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI) Perlu Pembaharuan

Organisasi AKSI Indramayu butuh perubahan paradigma baru dalam menyikapi keadaan yang berkembang dewasa ini. Sebagai wadah para Kuwu yang masih aktif, AKSI harus segera berbenah diri dalam rangka menyongsong era globasisasi dan modernisasi yang semakin kompleks dan berkembang pesat. Penulis khawatir, jikalau para Kuwu tidak segera berbenah diri menghadapi tantangan jaman, maka bisa jadi para Kuwu akan tergerus oleh perkembangan jaman yang semakin maju.

Khusus bagi Kuwu yang baru terpilih (pemilihan bulan Desember 2007/ Juli 2008), hendaknya sejak sekarang mulai merancang program-program kerja untuk direalisasikan pada masa pemerintahannya. Program-program yang memanjakan masyarakat haruslah menjadi bagian prioritas utama bagi Kuwu baru. Dalam hal ini penulis mungkin tidak perlu menjabarkan apa yang mesti dikerjakan oleh para Kuwu baru. Namun, yang perlu di ingat adalah, hendaknya program prioritas tersebut haruslah mencakup 3 unsur. Pertama adalah masalah Kesejahteraan, kedua adalah masalah Pelayanan dan yang ketiga adalah masalah pengayoman. Jika ketiga unsur tersebut dijalankan, bukan suatu yang mustahil masyarakat yang akan kita pimpin akan merasa puas dan terlayani, dengan begitu tugas-tugas kuwu selanjutnya tentu akan menjadi lebih ringan dan lebih mudah.

Lalu bagaimana kaitanya Kuwu baru dengan organisasi AKSI ?
Walaupun penulis baru mengikuti pertemuan AKSI untuk pertamakalinya di Balai Desa Anjatan, namun penulis walaupun sedikit sudah dapat meraba denyut nadi serta irama organisasi tersebut. Mungkin yang perlu diperhatikan oleh pengurus AKSI adalah yang utama menanamkan rasa memiliki AKSI kepada para KUWU. Dalam hal rasa memiliki saja, penulis melihat para anggota (Kuwu) kurang begitu tertanam dihati. Jika dalam hal rasa memiliki saja tidak ada dalam hati para Kuwu, suatu kemustahilan sebuah organisai akan dapat berkembang dengan baik.

Lalu bagaimana agar para Kuwu yang tergabung dalam AKSI mempunyai rasa memiliki, tentunya ini merupakan suatu tantangan bagi calon pemimpin AKSI kedepan. Pemimpin AKSI kedepan haruslah seseorang leadershif yang mampu memanajemen organisasinya agar berjalan lebih maju, modern dan professional. Lalu, mesti apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin AKSI kedepan?. Menurut hemat penulis, AKSI kedepan haruslah diisi oleh Para Kuwu yang masih muda dan energik. Persoalan senioritas memang mutlak diperlukan dalam sebuah organisasi, namun janganlah karena dari sudut senioritas, potensi bagi Kuwu muda menjadi tertutup. Perlu keseimbangan yang proposional dalam organisai AKSI.

Dalam pandangan penulis, prosentase ideal dalam organisasi AKSI adalah 30% Kuwu Tua (senior) dan 70% Kuwu Muda (yunior). Penulis berpandangan dengan komposisi tersebut sangat mungkin organisasi AKSI akan cepat berkembang pesat dan dinamis mengikuti perkegerakan arah jaman. Itupun hanya sekedar sebuah usulan dari penulis yang mungkin akan mendapat reaksi pro dan kontra dari kawan-kawan Kuwu yang tergabung dalam AKSI. Mungkin itulah sekelumit pandangan dari penulis mengenai AKSI, pandangan-pandangan lainnya akan penulis paparkan diwaktu yang akan datang mengenai pembaharuan yang harus dilakukan oleh AKSI agar tetap eksis dan diperhitungkan oleh pihak lain.

Penulis : SUKARDI. ST (Kuwu Desa Kertanegara)

Anak Penjual Kue Keliling Di Pasar Sukses Menjadi Kuwu (Kepala Desa)

Tidak disangka dan tidak diduga, berlatar belakang seorang ibu penjual kue keliling di pasar, Sukardi, ST ternyata bisa sukses menjadi seorang Kuwu atau Kepala Desa di Desa Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Bak mimpi disiang bolong, ketika itu tanggal 23 juli 2008 atau tepatnya hari Rabu pukul 16.30 Wib, Asinah Bin Asmawi sempat tersentak kaget ketika segerombolan masa pendukung anaknya ( Sukardi, ST ) berlarian tunggang langgang sambil bersorak sorai merengsek kekediaman dirinya.

Rupanya, lautan masa yang menghampiri kediamanya tersebut tak lain adalah simpatisan para pendukung anaknya. Dari kejauhan, sorak-sorai tersebut terdengar sayup-sayup pekikan Hidup Sukardi..!! Hidup Sukardi..!! Hidup Sukardi..!!, rupanya pekikan tersebut sebuah pertanda bahwa Sukardi berhasil memenangkan pemilihan Kuwu Desa Kertanegara. Haru biru langsung menerpa wajah wanita setengah baya tersebut, nampak dari pelupuk matanya keluar deraian air mata yang mengalir membasahi pipinya.

Dalam tangisan yang mendalam itu tampak sedikit senyum tersembul dari bibirnya, pertanda didalam lubuk hati wanita setengah tua tersebut tersembul kegembiraan yang tiada tara. Maklum, sejak awal pencalonan anaknya, dari bakal calon kuwu hingga menjadi calon kuwu, rintangan dan cobaan untuk merengkuh orang nomor satu di Desa Kertanegara harus dilalui dengan jalan yang teramat berat dan penuh cobaan.

Berbagai ejekan dan hinaan yang sifatnya merendahkan acapkali menyambangi Ibu Asinah Bin Asmawi. Dari kata-kata sindiran halus hingga kasar dihadapi dengan penuh kesabaran oleh Ibu kelima anak tersebut. Yang paling menyakitkan baginya adalah ketika ada pendukung calon lainya yang mengejek, “ Sukardi itu hanyalah seorang anak penjual kue keliling di Pasar, mana mungkin jadi kuwu, tidak ada turunan untuk jadi Kuwu, “ejek salah seorang pendukung calon lainnya.

Namun, entah karena sering diejek atau sering dihina begitu, rupanya ALLAH SWT menampakan kebesarannya dengan mengangkat harkat dan derajat Sukardi untuk menjadi seorang Kuwu atau kepala Desa di Desa Kertanegara. “ Alhamdulilah, walaupun anak saya sering diejek dan dihina, tapi ALLAH telah membuktikan kebesaraanya, mengabulkan do’a saya dengan menunjuk Sukardi menjadi Kuwu Kertanegara “, ucapnya dengan lirih dan mata berkaca-kaca. Walaupun diejek dengan begitu hebatnya, namun Ibu Asinah tidak merasa menaruh dendam dengan orang-orang yang sering mengejek dan menghina anaknya tersebut. “ Biarlah, yang sudah biarlah sudah, saya dengan ikhlas memaafkan orang-orang yang sering menghina anak saya, tapi saya hanya berpesan hendaknya kepada orang lain, kita jangan selalu mengolok-olok dan merendahkan orang lain, “ ujarnya, bijak.

Sukardi. ST Jadi Kuwu Desa Kertanegara

 

Puji syukur kita panjatkan kehadirat ilahi rabbi, salah seorang team Kertegmuda yang bernama Sukardi, ST akhirnya terpilih menjadi Kuwu di Desa Kertanegara , Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Sukardi yang terbilang masih berusia muda dan baru dikenal di kampungnya sekitar 1,5 tahun ternyata mampu mengungguli calon lainnya yang lebih popular dalam pemilihan Kuwu Desa kertanegara yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2008.

 

Berbekal dengan keterpanggilan hati nurani ingin menyubur makmurkann Desa kelahiranya sendiri terutama ingin membangun program pengairan Diesel Swadaya, Sukardi, ST akhirnya memenangkan pemilihan Kuwu Desa Kertanegara dengan suara yang cukup meyakinkan. Dalam ajang Pemilihan Kuwu tersebut Sukardi memperoleh sekitar 43.5 % suara yang diperebutkan oleh 4 calon dari total suara yang sah sebanyak 5800 suara.

 

Atas kemenangan tersebut tak pelak disambut dengan sukaria oleh para pendukung dan simpatisanya terutama oleh pendukung dari kalangan petani dan ibu-ibu. Maklum, karena program dari Sukardi, ST adalah ingin memberdayakan dan menyubur makmurkan kehidupan para petani yang ada di Desa Kertanegara. Disamping itu, tujuan mulia yang ingin diwujudkan oleh Sukardi adalah ingin mengangkat harkat dan martabat masyarakat Desa Kertanegara di tingkat Kabupaten Indramayu.

 

Dengan tutur kata yang lembut, Kuwu yang berparas cukup ganteng tersebut mengatakan, “ berangkat dari hati nurani yang paling dalam, saya ingin Desa Kertanegara menjadi Desa yang terbaik di kawasan Indramayu, untuk itu seluruh jiwa dan raga ini akan saya tumpahkan demi terwujudnya cita-cita tersebut, “ ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu juga ia memohon permintaan ma’af kepada para calon kuwu yang belum berhasil, apabila selama perjalanan diwaktu pencalonan ada kata-kata dan tindakan yang menyinggung perasaan para calon kuwu lainnya, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. “ Marilah kita bersatu kembali secara bersama-sama membangun Desa Kertanegara yang lebih maju dan modern “ ujar Sukardi. “ Ibarat sebuah permainan sepakbola, didalam lapangan kita boleh saling sikut-sikutan dan berbenturan tapi setelah keluar lapangan marilah kita kembali bersalaman dan bergandengan tangan, “ ujar Sukardi dengan penuh kearifan.

 

Memang itulah konsekuensi dari sebuah demokrasi, harus ada yang menang dan ada yang kalah, namun bagi yang menang janganlah kita merasa Jumawa dan bagi yang kalah hendaklah kita berlapang dada, akhirnya marilah kita ucapkan SELAMAT MENJALANKAN TUGAS KEPADA SUKARDI, ST. SEMOGA DALAM MENJALANKAN TUGAS SELALU MENDAPAT RIDHO DARI ALLAH SWT, AMIIN… DAN JANGAN LUPA KEPADA RAKYAT MISKIN DAN PARA ANAK YATIM PIATU.   

MENGATASI PENYAKIT EPILEPSI

Para dokter memperkirakan bahwa gangguan susunan saraf pusat atau otak merupakan salah satu penyebab ayan atau epilepsy. Rasa gembira yang berlebihan, rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alcohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Penyakit ayan yang hebat dan berat disebut grandmal atau yang biasa disebut orang dengan nama petirmal. Ada juga factor keturunan dari penyakit ini. Jika serangan ayan datang longgarkanlah pakaian yang melekat dibadan terutama pada leher bajunya. Buka mulutnya dan masukan sapu tangan atau kain bersih yang digulung diantara kedua belah giginya. Ini bertujuan supaya lidah tidak tergigit. Jagalah supaya sipenderita untuk tidak melukai dirinya.

Setelah tingkat serangan yang hebat berlalu, selimuti badannya sampai ia sadar kembali. Jauhkan ia dari air dan api. Jangan diberi makan berlebihan, berikan makanan sederhana dan yang mudah dicerna. Berilah tiap hari air susu, sayuran dan buah-buahan yang masak di pohon. Usahakan ia bisa membuang air besar dan kencing tiap hari.

Untuk mengobati penyakit ayan, ada beberapa ramuan seperti dibawah ini :

  1. Ambil daun pegangan atau kaki kuda yang sudah kering. Tumbuklah sampai halus, ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih ¾ gelas dan tambahkan madu 1 sendok makan. Setelah hangat-hangat kuku minumkan pada sipenderita sebagai pengganti minum the. Ini dilakukan beberapa hari bilamana si sakit merasa haus.
  2. Ambilah buah seplukan yang sudah masak sebanyak 8 atau 10 buah, terus cuci bersih. Berikan pada sisakit untuk dimakan sehari 3x sepuluh buah.
  3. Ambil daun meniran ¾ genggam dicuci bersih terus direbus dengan air bersih 3 gelas sampai mendidih hingga ¾ nya. Setelah dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah 3 x sehari secara rutin.

Next Page »