REIKI TUMMO GALINDA(1)
PRINSIP UNTUK PRAKTISI
REIKI TUMMO GALINDA
Untuk hari ini saja, saya sehat
Untuk hari ini saja, saya damai
Untuk hari ini saja, saya bahagia
Untuk hari ini saja, saya menghormati orang tua saya, dan guru-guru saya
Untuk hari ini saja, saya bekerja dengan jujur
Saya bebas dari rasa ketakutan, kecemasan dan juga kegelisahan
Saya sangat berterima kasih kepada yang memnerikan dzat kehidupan ini
SEJARAH REIKI
Reiki sebenarnya bukan berasal dari Jepang tetapi berasal dari Negara Tibet yang hanya dimiliki oleh para biarawan-biarawan tingkat tinggi yaitu para Lama, khususnya pada reiki Tummo. Reiki Tummo merupakan Reiki tingkat tinggi dan telah ada sejak ribuan tahun yang lau. Karena merupakan Reiki kuno dan sifatnya rahasia maka reiki Tummo ini dulunya tidak dikenal secara luas. Karena diajarkan kepada orang-orang tertentu saja, sehingga keberadaan Reiki Tummo tidak dikenal secara umum seperti pada Reiki-reiki lainnya.*
Pada tahun 1900, Reiki ditemukan kembali oleh seorang Rahib Jepang yang bernama Mikao Usui. Beliau bertapa selama 21 hari di Gunung Koriyama yang letaknya dekat dengan kuil Sanmon. Selama bertapa 21 hari beliau melihat sinar dan menyambar keningnya dan mengakibatkan jatuh pingsan/tidak sadarkan diri. Saat beliau bangkit dan keluar dari tubuhnya dan melihat gelembung cahayaberisi symbol-simbol. Beliau menerima penyelarasan diri dan pengetahuan tentang symbol dan menjalani inisiasi kedalam penyembuhan Reiki. Karena seperti diketahui bahwa Master Mikao Usui dalam tapanya tersebut hanya untuk mencari Teknik penyembuhan yang efektif dan beliau mendapatkan bagian dari pada Reiki Tummo. Sedangkan bagian lainnya yang lebih dalam tidak beliau peroleh.*
Ketika menuruni gunung, ibu jarinya terluka. Ia lalu memegang ibu jarinya tersebut dan dalam beberapa menit rasa sakitnya hilang dan pendaharaannya berhenti. Di kaki gunung tersebut ia singgah disebuah penginapan untuk makan. Karena akibat makan yang terlalu berlebihan rahib Mikao Usui akhirnya sakit perut tapi setelah di Reiki, tiba-tiba sakit perutnya sembuah saat itu juga. Begitu pula ketika pemilik penginapan sakit gigi, beliau menggunakan reiki untuk menyembuhkannya.*
Rahib Mikao Usui menghabiskan waktunya selama 7 tahun disebuah pemukiman pengemis di Kyoto, sambil menyembuhkan orang – orang yang sakit. Setelah mereka sembuh ia menyuruh penduduk tersebut untuk mencari pekerjaan, akan tetapi penduduk yang ada di perkampungan tersebut lebih memilih menjadi pengemis dari pada mencari pekerjaan. Menyadari dirinya telah menjadi penyelamat, bukan lagi sekedar penyembuh. Ketika menemukan orang-orang yang ingin mencari kesembuhan, ia mengajari mereka untuk menyembuhkan diri sendiri dan membagikan prinsip-prinsip Reiki untuk menyembuhkan hidup dan pemikiran mereka.*
Rahib Mikao Usui kemudian memberikan penyelarasan Mahaguru kepada 16 muridnya, termasuk kepada Dr. Chujiro Hayasi, seorang pensiunan angkatan laut dan ditugaskan untuk mempelajari inti ajaran Reiki secara utuh. Setelah Mikao Usui meninggal, Dr. Hayasi membuka klinik Reiki sebagai hasil dari riset yang dilaksanakan secara lebih mendalam. Dr. Hayasi kemudian meneruskan ajaran-ajaran reiki kepada Hawayo Takata untuk dilestarikan.*
Hawayo Takata, putri imigran jepang yang tinggal di Hawai mengalami penyakit Tumor, usus buntu, ginjal, asma dan beliau pergi ke Jepang untuk menjalani perawatan medis penyakit yang dideritanya. Akan tetapi pada saat ia akan menjalani operasi mendengar suara bahwa operasi tersebut merupakan operasi yang tidak perlu. Pada saat detik-detik terakhir ia menolak untuk dioperasi dan pergi ke klinik Dr. Hayasi. Selama empat bulan mendapatkan terapi Reiki, ia sembuh total dan kepada Dr. Hayasi, Hawayo Takata minta diajarkan reiki.*
Dr. Hayasi mengunjungi Hawai dan mengajarkan Reiki sampai Takata menjadi Maha guru ketiga belas. Hawayo Takata memperkenalkan Reiki di Amerika karena ia merasa konsep penghormatan dan pemujaan Jepang sulit diterima oleh pemikiran Barat, ia memutuskan untuk meminta bayaran untuk memperoleh penyelarasan dan dan pelatihan maha guru Reiki guna menciptakan penghargaan terhadap Reiki. *
Ulasan lengkap mengenai Reiki Tummo Galinda, akan kami publikasikan kepada anda, jadi tunggu saja tulisan berikutnya. Sekedar untuk diketahui oleh khalayak umum, bahwa teknik Reiki Tummo Galinda merupakan tradisi Reiki yang paling tertua. Dan jika dibandingkan kekuatannya dengan reiki Tummo biasa sangatlah jauh berbeda. Jadi jika anda penasaran tunggu saja penyajian selanjutnya mengenai
- Sejarah Reiki Tummo Galinda
- Perbedaan antara Reiki Tummo Galinda dengan Reiki Tummo biasa
- Kesaksian – kesaksian dari para praktisi Reiki Tummo Galinda
- Kesaksian para pasien yang dapat disembuhkan dengan teknik RTG